Suatu hari di ruang guru sebuah sekolah swasta di tengah perumahan kota elite di kota malang. Terdapat seorang gadis muda seperempat abad yang sedang berdebat. Perdebatan antara Miss Pritha dan Angie, yang tak lain adalah satu orang yang sama. Sesosok gadis yang pada awalnya hanya Angie saja, namun selama 1,5 tahun belakangan ini entah gimana ceritanya dia menjadi berkepribadian ganda: Angie dan Miss Pritha. Dan dua orang ini sering bertengkar sendiri.
Angie: "Ah, alhamdulillah, aku nemu pdf an sebanyak ini. semuanya materi kuliah bangeeet. Ada tentang ELT, Linguistics, research methods, sampe literature...... download semuaaaa!"
Miss Pritha: "Kamu mau melahap itu semua?"
Angie: "Ya iya lah!"
Miss Pritha: "Terus, kamu apakan?"
Angie: "Ya aku bikin summary, aku bikin PPT, bahkan aku bikin paper baru berdasar buku2 ini, siapa tahu ada call for paper!"
Miss Pritha: "No you can't"
Angie: "Selama 5 tahun makananku ini terus! tentu saja aku bisa melahapnya!"
Miss Pritha: "ANGIE, KAMU HARUS PROFESIONAL! INI PJ GLOBAL SCHOOL, BUKAN FS UM, BUKAN PASCASARJANA UM, BUKAN UNIVERSITY OF QUEENSLAND!!!"
Angie: "Kamu diam, Miss Pritha! aku gak pernah menginginkan ada kamu di diriku. Aku Angie dan hanya satu Angie saja sampai kapanpun!!!"
Miss Pritha: (terhenyak)
Angie: "Abis gini aku kan resign, kamu bakal mati. Nggak ada miss pritha-miss pritha an lagi, Aku nggak nyaman punya kepribadian ganda begini. kayak orang gamang. Aku cuma Angie dan nggak akan ada Miss Pritha, Miss Arima atau siapapun itu. Aku ANGIE."
Miss Pritha: "Tapi nji, kamu masih punya tanggung jawab. semester ini masih baru setengah jalan. Nilai-nilai muridmu harus kamu rekap. Worksheet buat mereka. Ulangan buat mereka. Belajar materi IPS buat ngajar di langsep. Kamu jangan ngimpi terus nji!"
Angie: "Kamu gak inget apa yang Pinky sama Thasya bilang dulu? Bener banget bahwa selama nunggu masuk S2 kita harus belajar dulu, ngulang2 materi S1 dulu. Nanti kan di S2 materi S1 keluar lagi. Makanya aku melakukan ini semua. Mumpung belum telat!"
Miss Pritha: "Kamu apa nggak capek, Nji? ayolah. Cari materi GK dulu buat minggu depan! Belajar ini bisa nanti!"
Angie: "TAPI AKU LAGI SEMANGAT SEKARANG!"
Miss Pritha: "INI DI TEMPAT KERJA, BUKAN DI RUMAH! YANG PROFESIONAL DONG!"
Angie: "Maaf, my heart is no longer here. Ah, masih april ya ini? Juni kapan datang?"
Miss Pritha: "ANGIE! SADAAAAAR!"
Angie: "Aku nggak ngurus, terserah!" (membuka sebuah file pdf, menyimak isinya dengan seksama dan mencatat beberapa highlightnya. lalu dijadikan summary dan menjadikannya PPT. Miss Pritha menatapnya dengan muka berang dan merah padam)
Miss Pritha: "Aku bener-bener gak bisa mbilangin kamu Angie. Kamu bener-bener keras kepala!"
Angie: (terus mengetik selama berpuluh-puluh menit hingga jadilah sebuah summary yang sangat bagus. Kemudian ia memberi nama dan NIM disitu. ia langsung mencetaknya)
Miss Pritha: "ANGIE! Kamu gak mikir printer itu untuk kegiatan KBM saja, hah?!! Bukan untuk keperluan pribadi!! Apalagi ngayal gak penting kayak begini!!"
Angie: "Aku mau ke UM sekarang juga. akan kukumpulkan tugas ini ke dosen, siapapun dosennya... pokoknya akan aku taruh aja, in a random locker"
Miss Pritha: "Astaghfirullah hal adzim, Angie, sadar kamu Nji....."
Angie: ( Tidak menggubris Miss Pritha. dia langsung mengepak tasnya, lari ke bawah dan menaiki motornya. ia langsung melaju meninggalkan perumahan itu. Miss Pritha mengejarnya dan memaksakan diri duduk di boncengan)
Miss Pritha: "KAMU JANGAN BODOH, ANGIE!"
Angie: "Kamu jangan maksa juga! aku tahu apa yang aku lakukan!"
Miss Pritha: "Kamu keluar tanpa ijin! Bisa-bisa kamu kena surat peringatan!"
Angie: "Biarin, Bu Kepsek lagi rapat sama direktur di lounge. Aku bisa cepat!"
Miss Pritha: "Angie, sadar nji.... kamu gak bisa melakukan ini...... dosenmu pasti mengira kamu gila!"
Angie: "Aku nggak peduli! semua dosenku menghargai aku!!"
Miss Pritha: "Tapi nggak gini caranya nunjukin hasrat S2 mu, nji!"
Angie: "Kamu diam miss pritha. atau aku jatuhin kamu di tengah jalan?!"
Miss Pritha: "Kamu gila ya? Kita ini satu orang. kalo kamu jatuhin aku, kamu jatuh juga"
Angie: "Bodoh! Kita hampir sampai kampus UM sebentar lagi!"
Miss Pritha: "Haduh..... benar-benar obsesi yang membuatmu gelap mata. kamu gak peduli tingkahmu itu gak wajar"
Akhirnya "dua orang" itu pun sampai di UM. "Mereka" lari ke gedung FS UM dan menuju ruang dosen Sastra Inggris. Diamatinya loker-loker yang ada disitu. "mereka" asal memilih dosen, dan langsung diletakkannya "tugas" itu. "Mereka" lalu bergegas pergi dan kembali ke sekolah. Kali ini Miss Pritha yang memegang kemudi agar mereka bisa melaju sekencang mungkin dan kembali ke sekolah. dan mereka kembali ke sekolah tanpa ketahuan bu kepsek.
Angie: "gak ada bu kepsek, alhamdulillah. segera ke ruang guru dah!"
Miss Pritha: "Kamu benar-benar gila. Obsesimu itu. Ngayalmu itu. Bener-bener kayak orang skizofrenia. ngerasa dirinya udah jadi mahasiswa lagi. Bener sih niatmu bagus, cuma.... tolong, ini di sekolah. gak enak diliatnya kamu berusaha berpura-pura kuliah gitu!"
Angie: "Aku berpura-pura kuliah, sampai aku lupa bahwa aku sedang berpura-pura. Setidaknya itu yang saat ini menjadi penghiburan dan pelarianku dari keadaanku sekarang yang terpaksa harus memiliki kamu juga. Aku cuma satu!"
Miss Pritha: "Bukan gitu caranya mengusahakan S2 nji"
Angie: "Saat ini situasinya sedang sangat mendukung untuk melakukan ini"
Miss Pritha: "Kamu gila. liat aja kerjaanmu keteteran lagi!"
Angie: (menghela nafas)
dan akhirnya bel berbunyi. "dua orang" itu terpaksa berhenti bertengkar dan berangkat ke kelas P3A untuk mengajar. Tanpa "mereka" sadari hapenya berbunyi, ada pesan dari dosen yang tadi menerima "tugas" itu. Menanyakan apa gerangan maksudnya mengumpulkan tugas yang ia tidak pernah perintahkan, entah untuk matakuliah apa, dan bab apa yang sedang disampaikan. Tapi setidaknya "tugas" yang dikumpulkan tadi sudah merupakan bukti bahwa Angie benar-benar niat untuk melanjutkan pendidikannya.
P.S.: Ini cuma fiksi. Tapi yang fakta adalah bahwa memang benar saya pengen sekolah lagi dan saya suka donlot PDF an :)